Ketua Mahkamah Agung RI

Selamat Kepada Yang Mulia Dr. H Muhammad Syarifuddin SH MH Sebagai Ketua Mahkamah Agung RI Terpilih Periode 2020-2025
Ketua Mahkamah Agung RI

Aplikasi Gugatan Mandiri

Untuk Pelayanan yang lebih mudah, cepat dan biaya ringan, Ditjen Badan Peradilan Agama menyediakan Layanan Pembuatan Gugatan / Permohonan secara mandiri.
Aplikasi Gugatan Mandiri

PTSP ONLINE BADILAG

Ditjen Badilag Luncurkan Aplikasi PTSP Online dan Badilag Call Center di Tengah Merebaknya COVID19
PTSP ONLINE BADILAG

SIWAS

"Whistleblowing System""adalah aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya." Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI menghargai informasi yang Anda laporkan karena Fokus kami adalah materi informasi yang Anda Laporkan.
SIWAS

No Gratifikasi

JANGAN RUSAK INTEGRITAS KAMI DENGAN MEMBERI IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN KAMI BERKOMITMEN UNTUK MEWUJUDKAN BIROKRASI YANG BERSIH BEBAS KORUPSI
No Gratifikasi

ecourt

E-COURT e-Court adalah sebuah instrumen Pengadilan sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pendaftaran perkara secara online, pembayaran secara online, mengirim dokumen persidangan (jawaban, replik, duplik dan kesimpulan) dan pemanggilan secara online.
ecourt

Written by administrator on . Hits: 26

Meninjau Ulang Penggunaan Istilah “Empat Pilar” di Lingkungan Peradilan

Oleh : Syamsul Bahri, S.HI[1]

A. Latar Belakang

Berawal dari sering mendengar slogan “empat pilar” yang disandarkan pada Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan, baik dalam pemberitaan seputar pengadilan maupun dalam pertemuan ataupun rapat. Penulis sedikit merenung dan coba menelaah slogan empat pilar yang dimaksud. Selama ini yang sering didengar terhadap penyebutan empat pilar yang dilambangkan dengan empat tiang berdiri kokoh pada sisi depan di tiap gedung Pengadilan yang telah memenuhi standar prototipe adalah melambangkan Empat Lingkungan Peradilan yakni, Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Tata Usaha Negara dan Peradilan Militer. Namun ternyata ada penggunaan makna lain terhadap slogan tersebut yang sebenarnya tidak mengganti makna slogan yang sebenarnya terhadap simbol tiang pada setiap bangunan Gedung Pengadilan.

Kemudian Penulis kembali menelaah terhadap sebutan empat pilar yang lain yang juga sering didengar yakni empat Pilar Kebangsaan yang dicetus oleh almarhum Taufiq Kiemas (mantan ketua MPR RI), menyebutkan bahwa empat pilar kebangsaan adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Boleh jadi pengqiasan istilah slogan tersebut ada saling keterkaitan atau setidaknya memiliki kesamaan semangat dan tujuan yang ingin dicapai Lembaga Peradilan.


[1]Hakim Pengadilan Agama Soe


Selengkapnya KLIK DISINI

Hubungi Kami 📡

 

Pengadilan Agama Pemalang kelas IA

Jalan Sulawesi No. 9A, Mulyoharjo, Pemalang, 52313

Telpon ☎: (0284) 324567 | Fax: (0284) 321178

Email ✉:

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tautan Web 📤